Studi Kasus Serangan Ransomware Brain Cipher pada Pusat Data Nasional Indonesia

Authors

  • Irfan Armansyah Universitas Indraprasta PGRI
  • Yusran Tabrani Universitas Indraprasta PGRI
  • Muhammad Sonadida Khoir Universitas Indraprasta PGRI
  • Dodo Wibowo Putra Universitas Pamulang
  • Annisa Elfina Augustia Universitas Indraprasta PGRI

Keywords:

Brain Cipher Ransomware, Pusat Data Nasional, keamanan siber, kasus studi, infrastruktur kritis

Abstract

Insiden ransomware Brain Cipher di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Indonesia pada Juni 2024 adalah serangan siber terpenting yang mengincar infrastruktur penting pemerintah, menghentikan ratusan layanan publik krusial dan menunjukkan kelemahan serius dalam sistem data nasional. Studi kasus kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis secara menyeluruh kronologi serangan, metode operasional Brain Cipher sebagai varian LockBit 3.0, serta menilai dampak finansial, sosial, dan implikasi kebijakan keamanan siber di Indonesia, dengan data yang diperoleh melalui analisis literatur, laporan resmi BSSN, dan artikel berita yang dapat dipercaya. Analisis menunjukkan bahwa serangan mampu menembus sistem karena kombinasi kerentanan perangkat lunak yang usang dan pengaturan keamanan yang tidak memadai, diperburuk oleh kekurangan mendasar dalam pengelolaan risiko, seperti tiadanya sistem pencadangan data yang efisien. Serangan ini menunjukkan bahwa ketahanan siber Indonesia berada pada tingkat rentan sistemik dan membutuhkan reformasi dalam pengelolaan yang mencakup investasi infrastruktur keamanan siber modern, penerapan protokol cadangan dan pemulihan bencana yang wajib, serta perbaikan kapasitas dan budaya keamanan siber di seluruh lembaga pemerintah.

References

Al Ihsan, R., & Sekti, B. A. (2024). Pentingnya Keamanan Data Dalam Era Digital: Refleksi Terhadap Serangan Hacker Pada Pusat Data Nasional Indonesia. Prosiding SISFOTEK, 8(1), 45-58.

BSSN. (2024). Laporan Singkat Hasil Investigasi Insiden Ransomware PDNS. Badan Siber dan Sandi Negara.

CNN Indonesia. (2024, Juni 25). Kronologi hacker rebut kendali pusat data nasional diungkap. https://www.cnnindonesia.com/.

Djafar, W. (2024, Juni 27). Serangan siber PDN dinilai semakin menggerus kepercayaan publik. Kompas.com. [URL: https://nasional.kompas.com/read/2024/06/27/13590071/serangan-siber-pdn-dinilai-semakin-menggerus-kepercayaan-publik]

Hendrawan, K. (2023). Analisis Strategi Keamanan Siber Pada Infrastuktur Pemerintah Indonesia: Studi Kasus Pusat Data Nasional. Jurnal Teknologi Informasi Dan Keamanan Siber, 15(3), 112-125.

Khoironi, S. C. (2020). Pengaruh analisis kebutuhan pelatihan budaya keamanan siber sebagai upaya pengembangan kompetensi bagi aparatur sipil negara di era digital. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 24(1), 37–56.

Perpres No. 82 Tahun 2022 tentang Perlindungan Infrastruktur Informasi Vital (IIV). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 160.

Syarifa, A. (2024). Evaluasi Manajemen Risiko Keamanan Siber pada Infrastruktur Digital Pemerintah: Studi Kasus Pusat Data Nasional (PDN). Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis, 10(4), 88-102.

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Armansyah, I., Tabrani, Y., Khoir, M. S., Putra, D. W., & Augustia, A. E. (2025). Studi Kasus Serangan Ransomware Brain Cipher pada Pusat Data Nasional Indonesia. BIN : Bulletin Of Informatics, 3(1), 85–89. Retrieved from https://ojs.jurnalmahasiswa.com/index.php/bin/article/view/413